Rabu, 02 November 2016

PENGGUNA DAN PENGEMBANG SISTEM

BAB IV
PENGGUNA DAN PENGEMBANG SISTEM

            Ketika sistem informasi yang pertama yang dikembangkan oleh spesialis informasi, pengguna tidak diharapkan/di izinkan untuk melakukan hal-hal selain menyebutkan kebutuhan informasi mereka. Ketika tuntutan pengguna untuk mendapat dukungan komputer yang lebih besar mengalami lonjakan, para spesialis tidak mampu untuk mengikutinya. Akibatnya, paengguna akhirnya mengembangkan sistem mereka sendiri, suatu fenomena yang disebut komputasi pengguna akhir.
            Pengembang sistem adalah suatu aktifitas yang selalu berevolusi. Bentuk organisasional dan peranan yang dimainkan oleh para pengguna dan spesialis informasi terus menerus mengalami perubahan.
1.      ORGANISASI BISNIS
Dukungan Sistem Informasi bagi Organisasi
Sistem informasi dikembangkan untuk mendukung keseluruhan organisasi, eksekutif, dan area bisnis. Sistem-sistem informasi ini dirancang khusus untuk organisasi fisik, yaitu , cara bagaimana sumber daya fisik (manusia, bahan baku, mesin, dan uang) dialokasikan ke berbagai area-area fisik perusahaan – anak perusahaan global, divisi, wilayah, distrik, cabang dan seterusnya. Inovasi-inovasi di bidang teknologi informasi telah memungkinkan banyak aktivitas perusahaan dilaksanakan tanpa dibatasi oleh lokasi fisik. Struktur organisasi seperti ini disebut sebagai organisasi maya (virtual organization).

2.      ORGANISASI LAYANAN INFORMASI
a.       Sumber daya Informasi memiliki tugas menidentifikasi sebuah piranti-piranti komputer, spesialis informasi, pengguna, fasilitas, basis data, dan informasi.
b.      Spesialis Informasi (information specialis) memiliki tugas untuk mengkordinasi atas sumber daya yang dimiliki perusahaan contohnya programmer, analis sistem, operator, administrator basis data, spesialis jaringan, dan webmaster.
c.       Analis sistem memiliki tugas untuk mengidentifikasi masalah dan membuat sebuah dokumen tertulis mengenai bagaimana komputer akan menyelesaikan sebuah masalah.
d.      Administrator Basis Data memiliki tugas perencanaan,implementasi, operasi dan keamanan.
e.       Webmaster memiliki tugas untuk membuat situs web yang menyajikan perkembangan sebuah perusahaan melalui sebuah grafik dan webmaster diharapak dapat melacak orang yang mengunjungi halaman web. Angka statistic ini dapat memberikan keefektifan.
f.       Spesialis Jaringan memili tugas menganalisa sistem dan pengguna dalam membuat jaringan komunikasi data yang menyatukan sumber daya komputasi yang menyebar.
g.      Progammer memiliki tugas membuat  kode program yang mengubah data menjadi informasi yang dibutuhkan oleh pengguna.
h.      Operator memiliki tugas memelihara sebuah sistem setelah sistem di implementasikan.

3.      STRUKTUR ORGANISASI LAYANAN INFORMASI
a.      Tren dari Struktur Tersentralisasi ke Desentralisasi
Suatu struktur organisasi yang umum bagi suatu operasi tersentralisasi diilustrasikan seperti disesuaikan dengan siklus hidup sistem.perusahaan telah menugaskan beberapa orang analis sistem dan programer untuk mengembangkan sistem-sistem baru dan beberapa orang analis sistem serta programer lainnya untuk memelihara sistem-sistem yang sudah ada. Masing-masing kelompok dipimpin oleh seorang manajer. Unit-unit operasi, administrasi basis data, dan jaringan akan memberikan kontribusi bagi pengembangan maupun pemeliharaan.
b.      Struktur Organisasi Inovatif
Para peneliti SIM mengidentifikasikan tiga struktur organisasi inovatif, yang disebut model sekutu (partner model), model platfrom (platfrom model), dan model terskala (scalable model). Model sekutu adalah bahwa layanan informasi bekerja dengan area-area bisnis dalam menggunakan teknologi informasi guna menghasilkan inovasi bisnis. Model platfrom adalah bahwa layanan informasi tidak akan secara aktiv mengawali inovasi bisnis, namun akan menyediakan sumber daya informasi sehingga informasi tersebut dapat dicapai oleh area-area bisnis. Model berskala menyadari bahwa sumber daya harus diperoleh begitu peluang pasar muncul dan harus dapat dengan cepat dilepaskan ketika peluang-peluang tersebut tidak lagi terjadi, sehingga tetap mempertahankan biaya tetap pada tingkat yang minimum.

4.      KOMPUTASI PENGGUNA AKHIR
Di akhir tahun 1970-an kita melihat berkembangnya minat dari pihak pengguna untuk mengembangkan aplikasi komputernya sendiri, suatu pendekatan yang disebut komputasi pengguna akhir (end-user computing). Pengguna akhirmerupakan kata yang sinonim dengan pengguna; pengguna menggunakan produk akhir dari suatu sistem berbasis komputer. Komputasi pengguna akhir (end-user computing – EUC), oleh karenanya, berarti pengembangan seluruh atau sebagian sistem informasi oleh pengguna.
Penyebab Komputasi Pengguna Akhir timbul yaitu:
a.       Dampak Pendidikan Komputer
b.      Antrian Layanan Informasi
c.       Murahnya peranti keras
d.      Peranti lunak siap pakai
     Pengguna akhir tidak bertanggung jawab penuh terhadap penggabungan sistem. Namun dalam beberapa kasus pengguna akan bekerja sama dengan spesialis informasi dalam mengembangkan sistem.

5.      PENGGUNA SEBAGAI SUATU SUMBER DAYA INFORMASI
Pengguna dari sistem informasi perusahaan adalah sumber daya informasi penting yang dapat memberikan satu kontribusi nyata dalam mencapai sasaran startegis dan meraih keunggulan kompetitif. Hal ini terutama berlaku ketika pengguna dapat secara aktif ikut berpartisipasi dalam pengembangan sistem dan mempraktikkan komputasi pengguna akhir.
Dalam memutuskan bagaimana perusahaan akan mempergunakan sumber daya informasinya, manajemen puncak harus memberikan perhatian yang cukup besar tentang bagaimana cara komputasi pengguna akhir akan dilaksanakan, sehingga pada akhirnya akan memaksimalkan manfaatnya dan meminimalkan risikonya.
a.       Keuntungan Komputasi Pengguna Akhir
EUC memberikan dua manfaat utama:
v  Menyamakan kemampuan dan tantangan. Pergeseran beban kerja dalam pengembangan sistem ke area-area pengguna memberikan kebebasan bagi spesialis informasi untuk lebih berkonsentrasi pada organisasi secara luas dan sistem-sistem yang rumit, yang memungkinkan mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik di area-area tersebut.
v  Mempersempit jarak komunikasi. Kesulitan yang selalu menghantui pengembangan sistem sejak hari pertama komputasi adalah komunikasi antara pengguna dan spesialis informasi. Pengguna memahami area yang lebih baik daripada teknologi komputasi. Kombinasi antara pendidikan komputer, teknologi berbiaya rendah, dan peranti lunak siap pakai telah memungkinkan pengguna menciptakan beberapa sistem. Sebaliknya, spesialis informasi adalah pakar dalam bidang teknologi, namun kurang memiliki pengetahuan dalam area masalah. Ketika pengguna mengembangkan aplikasi mereka sendiri, maka tidak akan terdapat jarak komunikasi, karena tidak ada kebutuhan untuk berkomunikasi. Demikian pula ketika pengguna mengembangkan sebagian dari sistem mereka, jarak ini akan menyempit.
Manfaat-manfaat diatas akan menghasilkan pengembangan sistem yang lebih baik daripada yang dihasilkan oleh spesialis informasi yang mencoba untuk melakukan sendiri sebagain besar pekerjaan.
b.      Risiko Komputasi Pengguna Akhir
Sebaliknya, ketika pengguna akhir mengembangkan sistem mereka sendiri, mereka akan menghadapkan perusahaan kepada sejumlah risiko.
v  Sasaran sistem yang buruk
v  Sistem yang dirancang dan didokumentasikan dengan buruk
v  Pengguna sumber daya informasi yang tidak efisien
v  Hilangnya integritas data
v  Hilangnya keamanan
v  Hilangnya Kendali

6.      KRITERIA PENDIDIKAN, PENGETAHUAN, DAN KEAHLIAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK KARIER DI BIDANG LAYANAN INFORMASI.
Pengembangan sistem informasi membutuhkan pengetahuan dan keahlian tertentu. Spesialis informasi menerapkan pengetahuan dan keahlian secara kontinu. Pengguna menerapkannya ketika mereka pernah ikut terlibat dalam komputasi pengguna akhir.
a.       Pengetahuan Pengembangan Sistem
Pengetahuan adalah sesuatu yang dapat dipelajari, baik itu melalui mata kuliah formal ataupun upaya sendiri seperti membaca dan mengamati. Pengetahuan komputer (computer literacy) adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya komputer guna mendapatkan pemrosesan yang dibutuhkan. Pengetahuan informasi (information literacy) meliputi pemahaman bagaimana menggunakan informasi dalam setiap langkah proses pemecahan masalah dimana informasi tersebut dapat diperoleh dan bagaimana membagi informasi dengan orang lain.

b.      Keahlian Pengembangan Sistem
Kita dapat mengidentifikasi jenis-jenis keahlian pengembangan yang berbeda dan memiliki arti yang penting. Meskipun keahlian-keahlian ini dapat dipelajari, setiap individu memeliki kemampuan masing-masing yang berbeda.
Keahlian komunikasi / communications sikill melibatkan kemampuan untuk menyampaikan informasi kepada satu orang atau lebih dengan menggunakn komunikasi lisan, tulisan, atau gambar. Kemampuan analitis (analytical ability) melibatkan studi dan pemahaman akhir atas suatu situasi dengan tujuan untuk merumuskan respon atau solusi. Kreativitas (creativity) adalah penciptaan ide atau solusi baru yang sepenuhnya atau separuhnya baru. Kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan untuk mengarahkan orang lain untuk melaksanakan tugasnya.

7.      MENGELOLA PENGETAHUAN YANG DITUNJUKKAN OLEH SUMBER DAYA INFORMASI PERUSAHAAN.
Sumber daya informasi perusahaan yang meliputi peranti keras, peranti lunak, spesialis informasi, pengguna, fasilitas, basis data, dan informasi.beberapa sumber daya diatas mencerminkan gudang-gudang penyimpanan pengetahuan yang berharga. Peranti lunak menyimpan pengetahuan dalam bentuk proses dan prosedur perusahaan. Basis data menyimpan pengetahuan dalam bentuk data dan informasi yang mencerminkan sumber daya dan operasi fisik perusahaan. Pengguna dan spesialis informasi menyimpan pengetahuan dalam bentuk bentuk yang sebelumnya telah dibahas pengetahuan komputer dan informasi, dasar-dasar bisnis, serta teori, pengembangan, dan pembuatan model sistem.
8.      OTOMATISASI KANTOR
Otomatisasi Kantor meliputi sistem elektronik formal maupun informal yang berhubungan dengan komunikasi informasi dari internal ke eksternal.Beberapa sistem ini melibatkan pengguna komputer yang berada di dalam lingkungan perusahaan.Keunggulan dari OA adalah dapat memberikan suatu sambungan komunikasi bagi orang di dalam dan di luar perusahaan untuk saling berkomunikasi satu sama lain.

a.       Pergeseran dari Pemecahan Masalah Administratif ke Manajerial
Seiring dengan bertambahnya pengetahuan komputer dikalangan manajer ,mereka menyadari bahwa menggunakan aplikasi dapat memecahkan beberapa masalah yang mereka hadapi.mereka menggunakan email untuk mengumumkan jadwal rapat ,yang lain menggunakan video untuk menghubungkan para pemecah masalah di wilayah geografis yang luas dan seterusnya.

9.      KANTOR MAYA
Konsep kantor maya mengakui bahwa pekerjaan dapat dilakukan hampir di semua lokasi selama tempat kerja terhubung oleh jenis kemampuan komunikasi elektronik.
a.      Telecommuting
Telecommuting adalah produk- produk peranti lunak dapat di buat dimana saja.Keuntungan bagi karyawan adalah fleksibilitas yang diberikan dalam menjadwalkan tugas-tugas pekerjaan sehingga tugas pribadi juga dapat di akomodasi.Lalu kerugian yang di dapat karyawan yang melakukan telecommuting dapat merasa menjadi anggota organisasi yang dianggap kurang penting.
b.      Hoteling
Konsep hoteling adalah pada awalnya fokus telecommting yang hanya terbatas pada pekerja kantor yang hanya dapat melakukan pekerjaan mereka di rumah telah meluas hingga meliputi seluruh karyawan yang datang ke kantor bilamana dibutuhkan. Keuntungan hoteling adalah pemanfaatan sumber daya dan ruangan yang lebih efektif dan focus yang lebih baik pada apa yang dibutuhkan untuk mendukung personel kantor. Lalu kerugian karyawan tidak memiliki bonus karna kurang memiliki ruangan kantor pribadi.
c.       Keuntungan Kantor Maya
v  Biaya fasilitas yang lebih rendah
Karena beberapa karyawan bekerja di tempat lain selain di kantor sehingga membuat biaya sewa dan perluasan kantor menurun.
v  Biaya peralatan yang lebih rendah
Para karyawan dapat saling berbagi peralatan dengan cara berpartisipasi di dalam suatu jaringan area local berbagai sumber daya komputasi.
v  Berkurangnya penghentian pekerjaan
Bila terjadi bencana alam ,aktivitas perusahaan tidak dapat berlangsung tetapi dengan adanya kantor maya maka pekerjaan dapat terus dilakukan.
v  Kontribusi Sosial
Kantor Maya memungkinkan memperkerjaan untuk orang yang memiliki kekurangan yang sebelumnya yang tidak memiliki pekerjaan.Tapi dengan adanya kantor maya dapat memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mengespresikan rasa sosialnya.

10.  MENEMPATKAN PENGGUNA SISTEM DAN SPESIALIS INFORMASI PADA PERSPEKTIF
Unsur manusia terus menjadi salah satu bahan paling penting dalam pengembangan dan pengguna sistem informasi. Para pemain utama adalah pengguna dan spesialis informasi. Kedua kelompok tersebut membentuk tim pengembangan.
Pengembangan sistem pada awalnya dilakukan sepenuhnya oleh spesialis informasi. Namun, lama-kelamaan pengguna telah memainkan peranan yang semakin penting. Sampai ke suatu titik ekstrem, pengguna dapat melakukan seluruh pekerjaan pengembangan.
Tidak hanya pekerjaan pengembangan saja yang berubah, keadaan dimana pekerjaan dilaksanakan juga ikut mengalami perubahan. Organisai tidak lagi berbentuk fisik, yang mengharuskan pekerjaan dan pekerja berada pada satu lokasi fisik. Jaringan komunikasi elektronik memungkinkan perusahaan mencapai suatu organisasi maya, dimana pekerjaan dapat dilakukan di hampir semua tempat.

Jumat, 14 Oktober 2016

Pengantar Sistem Informasi



SEJARAH SINGKAT DAN PENGANTAR SISTEM INFORMASI

Dalam kurun waktu setengah abad sejak komputer digital untuk tujuan umum pertama kali dipasang di sebuah organisasi bisnis, peranti keras telah mengalami berlipat-lipat kali kenaikan kecepatan dan kapasitas yang juga disertai dengan pengukuran ukuran secara dramatis. Dalam waktu yang sama, aplikasi komputer juga telah mengalami evolusi dari yang sebelumnya digunakan untuk mengolah transaksi akuntansi secara sederhana, menjadi sistem yang dirancang untuk mendukung manajer dan para pemecah masalah lainnya.

Evolusi Peranti Keras Komputer
Komputer yang kita kenal sekarang dapat dilacak kembali ke sebuah mesin yang disebut Electronic Numerical Integrator and Calculator – ENIAC, yang dikembangkan pada tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Prespre Eckert, dua orang insinyur di University of Pennysilvania. ENIAC adalah pendahulu dari UNIVAC I Remington Rand, yang merupakan komputer otomatis universal yang pertama kali dipasarkan secara luas.

Komputer Berukuran Lebih Kecil
Selama bertahun-tahun awal komputasi, di kebanyakan perusahaan, departemen komputer memonopoli komputer. Para pengguna tidak diperkenankan untuk mengakses komputer, yang disimpan di sebuah fasilitas pusat komputasi. Para pengguna harus mengomunikasikan kebutuhan informasinya kepada spesialis informasi (information specialist) – karyawan yang memiliki tanggung jawab penuh dalam pengembangan dan pengoperasian sistem informasi.
Sistem skala kecil yang pertama disebut komputer mini (minicomputers). Yang dengan cepat diikuti oleh komputer yang lebih kecil lagi yang disebut komputer mikro (microcomputer), atau mikro (micro). Bila komputer mini ditujukan untuk organisasi-organisasi kecil, komputer mikro dilihat sebagai sebuah komputer yang dapat dimiliki dan dioperasikan oleh seorang individu. Apple dan Tandy Corporation adalah pelopor di pasar komputer mikro.

Hukum Moore (Moore’s Law)
Kecepatan prosesor telah mengalami peningkatan yang luar biasa selama beberapa tahun sejak IBM memperkenalkan komputer mikronya yang pertama. Istilah Hukum Moore (Moore’s Law), dari Gordon Moore, salah satu pendiri Intel, muncul pada tahun 1960-an. Apa arti hukum ini bagi pengguna adalah bahwa kekuatan sebuah komputer akan meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan dengan mengeluarkan sejumlah biaya tertentu.
Dampak Hukum Moore akan sulit diterima oleh banyak orang. Para manajer yang tidak dapat memahami implikasi di atas sering kali dipaksa untuk bereaksi terhadap perubahan dalam teknologi informasi sebagai ganti dari merencanakan untuk menghadapinya, dan menggunakan perubahan tersebut sebagai suatu keunggulan kompetitif.

PENGANTAR ARSITEKTUR KOMPUTER
Inti dari sebuah komputer adalah prosesornya. Prosesor yang dikendalikan oleh sebuah sistem operasi seperti Windows XP, mengelola alat input dan output, alat penyimpanan data, dan operasi atas data. Unit Pemroses Sentral (Central Processing Unit) mengendalikan seluruh komponen lain. Memori Akses Acak (Random Access Memory) bertindak sebagai tempat kerja, maka akan semakin cepat CPU menyelesaikan tugas-tugasnya. Komunikasi antar komputer dibatasi oleh adanya fakta diprioritaskannya komunikasi telepon antar manusia. Standar dan prosedur komunikasi telepon tidak pernah dimaksudkan untuk mengakomodasikan komunikasi digital yang sangat cepat yang dibutuhkan antar komputer.

SISTEM INFORMASI
            Sistem Informasi adalah suatu sistem virtual; data mereka mencerminkan sistem fisik dari sebuah perusahaan. Bisnis adalah sistem terbuka, karena mereka berinteraksi dengan lingkungan mereka.
Sistem informasi yang pertama menjalankan fungsi-fungsi akuntansi perusahaan san disebut sistem pemrosesan transaksi (transaction processing system). Setelah sistem ini terpasang, perusahaan mengalihkan perhatiannya pada penggunaan sistem komputer untuk menyediakan informasi kepada manajer. Sistem informasi manajemen (SIM) atau management information system (MIS) lalu dikembangkan untuk memberikan dukungan kepada kelopok-kelompok besar manager, atau kemungkinan seluruh manajer di perusahaan.
Pengenalan SIM disertai dengan munculnya aplikasi-aplikasi berorientasi kantor yang mengalami evolusi, menjadi apa yang dikenal saat ini sebagai kantor virtual. Sistem pendukung pengambilan keputusan atau decision support system (DSS) lalu dikembangkan untuk membantu satu atau beberapa orang manager melakukan pengambilan keputusan tertentu. Pendekatan ini begitu suksesnya sehingga diperluas menjadi ikut memasukkan pemecahan masalah kelompok, fitur-fitur baru, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan pemrosesan analitis secara online, mulai disertakan ke dalam sistem-sistem ini. Sistem perencanaan sumber daya perusahaan atau enterprise resource planning system (ERP) juga telah dikembangkan untuk mengintegrasikan seluruh sistem-sistem terpisah ini ke dalam satu keseluruhan sistem guna mengelola seluruh operasi perusahaan.
Sistem informasi digunakan oleh para manajer, nonmanajer, professional, dan orang-orang diluar perusahaan. Manajer dapat ditemukan di berbagai tingkat manajemen dan beberapa area bisnis. Manajer mengambil keputusan untuk memecahkan masalah ketika mereka melaksanakan fungsi-fungsi dan memainkan peranan tertentu. Informasi yang diberikan kepada manajer adalah paling efektif ketika ia mengetahui dan mendukung fungsi dan peranan-peranan ini.

MASA DEPAN TEKNOLOGI INFORMASI
Masa depan teknologi informasi akan didorong  oleh biaya yang rendah dan meningkatnya kekuatan computer maupun komunikasi. Kekuatan computer diukur dalam kecepatan pemrosesan, kapasitas penyimpanan data, dan keragaman alat-alat input dan output. Kekuatan komunikasi diukur oleh biaya dan kecepatan transmisi, seperti jumlah data yang dapat dikomunikasikan dalam satu waktu tertentu.

Sumber :
McLeod, Raymond and Schell, George P.2007.”Sistem Informasi Manajemen”.Jakarta: Salemba Empat. Buku Edisi 10, BabI

Jumat, 01 Juli 2016

Filsafat Kewirausahaan

FILSAFAT KEWIRAUSAHAAN
PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha, dan diberi imbuhan ke- -an. Wira dapat diartikan sebagai ksatria, pahlawan, pejuang atau gagah berani. Sedangkan usaha adalah bekerja atau melakukan sesuatu. Jadi, pengertian kewirausahaan(Entrepreneurship) adalah perilaku dinamis yang berani mengambil risiko serta kreatif dan berkembang. Sedangkan, pengertian wirausaha(entrepreneur) adalah seseorang yang tangguh melakukan sesuatu.
Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber dayasumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses.
Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif. Sedangkan yang dimaksudkan dengan seorang Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses meningkatkan pendapatan.

Wirausaha dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
1.      Founders (pendiri perusahaan) Seorang Founders sering dianggap sebagai wirausaha murni, karena mereka secara nyata melakukan survei pasar, mencari dana, dan fasilitas yang diperlukan. Founders yaitu seorang investor yang memulai bisnis berdasarkan penemuan barang atau jasa baru atau yang sudah diimprovisasi. Atau dapat juga seseorang yang mengembangkan ide orang lain dalam memulai usahanya.
2.      General Managers yaitu seseorang yang mengepalai operasional perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
3.      Franchisee yaitu seorang wirausaha yang kekuasaannya dibatasi oleh hubungan kontrak kerja dengan organisasi pemberi franchise atau franchisor. Tingkatan dalam sistem franchise terdiri atas tiga bentuk. Pertama produsen (franchisor) memberikan franchise kepada penjual. Sistem ini umumnya digunakan di dalam industri minuman dingin. Tipe kedua penjualnya adalah franchisor, contohnya pada supermarket. Tipe ketiga, franchisor sebagai pencipta atau produsen, sedangkan franchise adalah pendiri retail seperti restoran cepat saji.

Daftar Pusataka

Kepengurusan Surat Izin Usaha

Surat Izin Usaha Perdagangan

Salah satu langkah awal bagi orang yang ingin melakukan kegiatan usaha perdagangan secara legal adalah dengan mengurus izin usaha perdagangan yang dikenal dengan nama SIUP.
Adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan perdagangan. Dasar hukum untuk mendapatkan SIUP adalah UU No.3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, yang menyebutkan bahwa suatu perusahaan wajib didaftarkan dalam jangka waktu 3(tiga) bulan setelah perusahaan mulai menjalankan usahanya.
Untuk melaksanakan ketentuan tersebut, khususnya ketentuan mengenai izin, telah dikeluarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor: 1458/Kp/XII/84 tanggal 19 Desember 1984 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Dalam keputusan menteri tersebut disebutkan bahwa setiap perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan diwajibkan memiliki SIUP, untuk memperoleh SIUP ini, perusahaan terlebih dahulu wajib mengajukan Surat Permohonan Izin (SPI) yang dapat diperoleh secara cuma-cuma pada kantor Wilayah Departemen Perdagangan atau Kamar Perdagangan setempat.

Dalam masalah perizinan dunia bisnis, secara umum dapat dikatakan ada 4 (empat) masalah yang terkait, yaitu:
1.      Adanya bentuk dan jenis izin yang diselenggarakan umumnya secara bertahap, yang diawali dengan letter of intent untuk mendapatkan izin prinsip yang kemudian dikenal dengan adanya izin sementara, izin tetap dan izin perluasan.
2.      Adanya bidang kegiatan industri yang dalam pemberian izinnya dibedakan antara bidang yang dikelola oleh departemen-departemen seperti perindustrian, pertanian, pertambangan dan energi, serta departemen-departemen lainnya.
3.      Adanya badan hukum yang dipersyaratkan dalam perizinan sehingga terdapat berbagai kemungkinan badan hukum berdasarkan ketentuan hukum yang berbeda seperti, KUHD, UUPMA, UUPMDN, dan sebagainya.
4.      Dibidang perdagangan pada dasarnya izin diterbitkan oleh departemen perdagangan, namun dipersyaratkan pula untuk mendapat rekomendasi dari departemen terkait, sehingga jalurnya menjadi lebih panjang.


SIUP tidak wajib kepada:
1.      Perusahaan cabang / perusahaan perwakilan.
2.      Perusahaan kecil perorangan yang tidak berbadan hukum.
3.      Pedagang keliling, pedagang asongan dan pedagang kaki lima.


Penggolongan SIUP:
Berdasarkan besarnya jumlah modakl dan kekayaan bersih di luar tanah dan bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian / perubahan, maka penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu:
1.      Perusahaan kecil, yaitu perusahaan yang mempunyai modal dan kekayaan bersih (netto) dibawah Rp 25.000.00,00-
2.      Perusahaan Menengah, yaitu perusahaan yang mempunyai modal dan kekayaan bersih (netto) Rp 25.000.000,00- sampai dengan Rp 100.000.00,00-
3.      Perusahaan besar, yaitu perusahaan yang mempunyai modal dan kekayaan bersih diatas Rp 100.000.000,00-



Kesimpulan:
            Bahwa kepengurusan Surat Izin Usaha adalah penting bagi para wirausahawan/ pengusaha perusahaan besar demi kelancaran usahanya tersebut. Meskipun tidak di wajibkan, para pengusaha kecil-menengah pun juga harus tau mengenai kepengurusan SIUP ini, alih-alih berjaga-jaga jika sewaktu-waktu pemerintah daerah mengharuskan para pengusaha untuk memiliki surat izin usahanya.





Daftar Pustaka


Rabu, 29 Juni 2016

Jenis-jenis Wirausaha dan Kewirausahaan



Jenis-Jenis Wirausaha dan Kewirausahaan

Berikut ini adalah jenis-jenis wirausaha yang perlu anda ketahui ;
  1. Wiraushaa Bisnis
Wirausaha bisnis adalah mereka yang tekun menganalisis kebutuhan-kebutuhan selera masyarakat terhadap barang-barang dan jasa.
  1. Wirausaha uang
Wirausaha uang adalah mereka yang menjalankan kegiatan menyalurkan dan mengumpulkan dana yang bergerak dalam pasar uang dan modal.
  1. Wirausaha vak
Wirausaha vak adalah mereka yang memiliki keahlian khusus dalam bidang produksi tertentu. Wirausaha ini dalam membaktikan prestasinya adalah dalam bidang teknik, melakukan penemuan-penemuan baru, peniruan dan perbaikan kualitas atas hasil barang produksinya
  1. Wirausaha manajer
Wirausaha manajer adalah mereka yang dapat melakukan usahanya dengan menggunakan pengetahuan bisnis modern dan memperhitungkanya dengan cara efisien
  1. Wirausaha Social Engineer
Wirausaha social engineer adalah mereka yang berusaha mengikat para pekerja melalui karya sosialitas dan pertimbangan atas moral dan kebenaran.


Jenis-jenis Kewirausahaan

Jenis Kewirausahaan (Williamson, 1961) dapat dituliskan sebagai berikut ini.
1.      Innovating Entrepreneurship
Bereksperimentasi secara agresif, trampil mempraktekkan transformasi-transformasi atraktif.
2.      Imitative Entrepreneurship
Meniru inovasi yang berhasil dari para Innovating Entrepreneur.
3.      Fabian Entrepreneurship
Sikap yang teramat berhati-hati dan sikap skeptikal tetapi yang segera melaksanakan peniruan-peniruan menjadi jelas sekali, apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka akan kehilangan posisi relatif pada industri yang bersangkutan.
4.      Drone Entrepreneurship
Drone= malas. Penolakan untuk memanfaatkan peluang-peluang untuk melaksanakan perubahan-perubahan dalam rumus produksi sekalipun hal tersbut akan mengakibatkan mereka merugi diandingkan dengan produsen lain.
Di banyak negara berkembang masih terdapat jenis entrepreneurship yang lain yang disebut sebagai Parasitic Entrepreneurship, dalam konteks ilmu ekonomi disebut sebagai Rent-seekers (pemburu rente). (Winardi, 1977).
Daftar Pustaka